Senin, 06 September 2010

~ You’re not my love, but you are my destiny :) Chap 4 :D ~

Author: Clarissa Elizabeth
Title : You’re not my love, but you are my destiny
Rating : General.
Genre : Romance.
Cast : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Shim Changmin, Kim Junsu, Park Yoochun, Eun Kyung, Mr. Kim.

“Hoaaammmm…..”Eun Kyung menguap lebar. Dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Diliriknya jam di HP nya dan terkejut.
“Hah? Baru jam 2 pagi? Memangnya aku tadi tidur jam berapa?”
“Ya ampun… aku lupa.. tadi aku tidur sore. Hehehe… rasanya bosan. Aku keluar saja deh, nyari angin segar. Pasti para member DBSK yang lain sudah tidur. Hmmmm… aku bersih-bersih saja deh. Mumpung masih pagi…”Eun Kyung pun keluar dari kamarnya dengan hati-hati. Takut bersuara dan membangunkan member DBSK lainnya. Dia berjalan mundur sambil menutup pintu kamarnya. Tiba-tiba…..
BRUKKKKKKKKKKKKK….
Tubuhnya tertabrak oleh seseorang. Dan jatuh kelantai. Seketika itu juga bulu kuduk Eun Kyung merinding.
‘Aduh… ada apa ini? masa pagi-pagi udah ada setannya. Ya ampun… Misi setan.. maaf kalau ganggu..’batin Eun Kyung.
Tiba-tiba ada yang mengulurkan tangan untuk membantu Eun Kyung berdiri.
‘Hah? masa setan tangannya bagus kaya begini sih?’Eun Kyung berkata dalam hati.
Diliriknya perlahan-lahan dari tangan sampai keatas dengan pelan-pelan. Masih tetap merinding. Dan sampai melihat wajahnya. Eun Kyung mengenali apa yang dilihatnya. Seorang pemuda tampan.
“Hey… kenapa kau menatapku begitu?”Yunho masih dengan tatapan binggung menatap Eun Kyung.
“Heh… Yunho Oppa…”Eun Kyung meraih tangan Yunho dan segera berdiri tegak.
“Iya. memangnya kau kira aku siapa? Setan. Hahahaha..”Yunho tertawa terbahak-bahak.
“Hehehehe…”Eun Kyung memaksakan tawanya.
“Hahahaha… memangnya ada ya setan seganteng aku..”Yunho berkata dengan PDnya.
“Hehehe… Gak tau sih.. habis Oppa bikin aku kaget…”
“Hahaha… jam segini kenapa sudah bangun? Seharusnya kau masih tidur kan? Besok pagi bagaimana kalau terlambat kuliah?”tanya Yunho.
“Mmm… tidak apa-apa Oppa. Lebih baik aku beres-beres saja. aku belum ngantuk. Oppa sendiri kenapa jam segini sudah bangun?”
“Aku tidak bisa tidur. Dan biasanya aku bermain music atau melihat bintang diluar.. baru saja aku ingin mengambil mantel buat melihat bintang. Ternyata tertabrak olehmu. Hehehehe…”
“Mianhae Oppa.”Eun Kyung terlihat menyesal.
“Hahahaha… sudahlah santai saja. Dari pada kau beres-beres, bagaimana kalau kau menemaniku melihat bintang..”Yunho berkata sambil memohon.
“Woo?? Mwo??”Eun Kyung terlihat binggung.
“Iya, menemani aku melihat bintang ditaman belakang. Ayuk lah… setelah itu kau baru beres-beres atau pun tidur…”Yunho menarik tangan Eun Kyung.
“Mwo??”
“Kaja(Ayo)…”Yunho menarik tangan Eun Kyung menuju taman belakang.
Ternyata selama mereka berbicara Jaejoong sudah melihat dari kamarnya. Karna pintu kamar Jaejoong tak ditutup dengan rapat. Kelihatan sekali wajah cemburu dimuka Jaejoong. Jaejoong pun menatap penuh kebencian pada Eun Kyung.
Sekarang Eun Kyung dan Yunho sedang duduk di gazebo taman.
“Oppa… aku harus beres-beres…”Eun Kyung berkata kepada Yunho yang masih sibuk membersihkan teropong bintangnya.
“Kita belum ada 5 menit disini. Tunggu sajalah. Lagi pula kau belum melihat bintang-bintangnya kan. Bagus sekali. sebentar ya, aku bersihkan dulu teropongnya…”
Eun Kyung kelihatan kedinginan, karna angin di Korea saat musim dingin seperti ini sangat menusuk sampai ketulang. Eun Kyung melipat kedua tangannya. Tiba-tiba Yunho mengambil mantel disebelahnya. Dipakaikannya pada Eun Kyung. Jaejoong hanya bisa melihat dari balik kaca taman dengan tatapan cemburu.
“Sini.. coba kau lihat.”Yunho mendekatkan teropong bintang itu pada Eun Kyung.
“Wow… Iputaaa…”Eun Kyung terlihat kagum.
“Sudah ku duga. Kau akan kagum dengan bintang-bintang ini. tidak menyesalkan?”tanya Yunho pada Eun Kyung yang masih melihat bintang diteropong. Eun Kyung menggeleng. Mereka tampak senang melihat bintang. Pada saat mereka mengobrol tak sadar Eun Kyung mengantuk dan tertidur di lengan Yunho.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

“Hmmmmmmm…”Eun Kyung membuka matanya yang masih mengantuk.
“Arrrggghhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”Eun Kyung setengah berteriak melihat dirinya tertidur di lengan Yunho.
“Heh… ada apa? Kenapa? Ada apa Eun Kyung… kau baik-baik saja?”Yunho yang kaget mendengar suara Eun Kyung langsung bangun dari tidurnya. Eun Kyung menggeleng.
“Oppa… Mianhae… aku tak sengaja tidur di lenganmu…”
“Haisshh!!! Aku kira kenapa… sudahlah tidak apa-apa. Jam berapa sekarang?”Yunho mengambil HP disaku celananya.
“Oh.. baru jam setengah 7.. aku kira sudah jam 9..”
“HAHHHHHH????!!!!!!!!!!!!!!!!! MWOOO???!!!!!!!!!!!!!!!!!!”Eun Kyung terlihat kaget.
“Wheyo? Kau selalu mengagetkan ku…”Yunho mengelus-ngelus dadanya.
“Aku terlambat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”Eun Kyung pun segera masuk kedalam rumah.
Diruang tamu tak sengaja dia terpeleset karna ada genangan air.
-BBBBBBBBBBBRRRRRRRRRRRRRUUUUUUUUUUUUUUKKKKKKK-
“Auwww…….”Eun Kyung meringis kesakitan. Dia terjatuh akibat ada genangan air dilantai.
Dilihatnya Jaejoong yang sedang duduk diruang tamu, tertawa sambil mentup mulutnya.
“Hey!!!! DO!!!!”Eun Kyung terlihat kesal kepada Jaejoong.
“Mwo?”tanya Jaejoong sinis.
“Haisssshhhhh!!!!!!!!”Eun Kyung hanya bisa meringis dan masuk kedalam kamarnya. Segera menganti bajunya dan berangkat ke kampus. Eun Kyung menunggu bus dan segera menuju ke kampusnya. Sampai digerbang kampus dia berlari sekuat tenaga sambil melihat jam.
“Mwoooooo??!!!!!!!! Jam 06.57?!!!”Eun Kyung terus berlari dan akirnya sampai dikelasnya dengan nafas tersengal-sengal.
“Annyeonghaseyoo…”Eun Kyung berkata pada dosen yang sedang mengajar. Sambil melap keringatnya dengan kemeja panjang yang dia pakai.
“Nde… kenapa kamu terlambat?”tanya dosen cantik tapi galak Mrs.LeeYoun.
“Mianhae….”Eun Kyung menunduk menyesal.
“Haish.. sudahlah masuk, materi kali ini agak sulit. Jadi aku memperbolehkan kau masuk. Lain kali kalau terlambat kau harus menunggu diluar ya…”
Eun Kyung mengganguk.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
“Yunho hyung sudah bangun?”tanya Changmin sambil membawa lap.
“Mmm… nde.. wheyo?”
“Aniyeo.”Changmin menggeleng.
“Hyung-nim….”panggil Changmin.
“Whe?”
“Hati-hati tadi aku menumpahkan air diruang tamu. Makanya aku ambil lap.”Changmin menunjukan lap yang dipegangnya.
“Oh… Nde…”Yunho pun segera menuju kamarnya.
“Changminnnnn…..”panggil Jaejoong dari ruang tamu.
“Nde Hyung Nimmmmm?”
“Aduh kau ini lama sekali mengambil lap. Kalau nanti ada yang terjatuh bagaimana?”
“Haisshhh.. sebentar…”Changmin pun berlari menuju ruang tamu.
“Lama sekali kau…”kata Jaejoong sambil mengganti channel TV.
“Hehehe.. Mian Hyung-nim.. memangnya ada yang akan jatuh apa disini. Liat saja tumpahan air susu coklat dilantai yang putih sangat kelihatan. Pasti tak ada yang akan terjatuh..”Changmin membela diri.
“Hahahaha…”tiba-tiba Jaejoong teringat oleh Eun Kyung yang tadi terjatuh.
“Wheyo Hyung-nim? Kenapa tertawa sendiri?”tanya Changmin.
“Aniyeo... Pagi ini kita makan apa?”tanya Jaejoong pada Changmin.
“Angin…”Changmin menjawab asal.
“Changmin-ya.. Kau dulu sana yang makan angin, kalau enak baru akan ku makan..”Jaejoong berkata ketus.
“Hehehehe.. Eun Kyung sudah berangkat ya. dia tidak masak apa-apa buat kita?”Changmin balik bertanya.
“Mana ku tahu.. sepertinya dia tidak masak pagi ini.”
“Haish.. padahal aku ingin mencoba masakannya. Ya sudah lah Hyung kita makan mie instan saja. kau mau kan? Biar aku masak buat kita.”tanya Changmin pada Jaejoong.
“Hah? mie instan itu tidak baik untuk kesehatan. Sudahlah, aku nanti siang saja makannya.”Jaejoong menggeleng.
“Ya sudah.. kalau memang tidak mau makan. aku makan sendiri saja…”Changmin pun pergi menuju dapur dan mulai memasak mie instan.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
“Eun Kyung!!!!!”sapa seorang temannya.
“Nde???”jawab Eun Kyung.
“Hari ini jadi kerja kelompok kan?”
“Mianhae… aku harus segera pulang seusai kuliah. Chongmal mianhae…”Eun Kyung terlihat terburu-buru.
“Oh. Ya sudah, biar kami saja yang buat tugasnya. Kami mengerti, kamu harus kerja sepulang kuliah kan?”
Eun Kyung mengangguk.
“Sekali lagi, Chongmal mianhae… aku pergi dulu ya…”Eun Kyung mengambil tasnya dan berlari menuju terminal bus.
Di bus pikirannya melambung tak jelas kemana-mana.
‘Damn… tadi gimana ceritanya bisa jatuh? benar-benar sial hari ini. sudah terlambat, jatuh pula. Pasti Jaejoong yang kasih air dilantai itu. diakan paling gak suka sama aku. Oke, kalau memang begitu Jaejoong. Kau mengajak ku bertengkar. Baiklah, aku akan meladeninya. Hasihhh… pergi.. pergi.. kenapa malah ada wajah Jaejoong dalam senyum kemenagan seperti tadi, didalam pikiranku sekarang.. Paboo… pabooo… chongmal… chinca paboo…. Hasihhh.. senyuman kemenangan Jaejoong itu loh. Pengen rasanya aku lempar pakai batu*sadis, maklum sabuk hitam taekwondo. Hehehe* beda sekali wajah Jaejoong dengan Yunho ataupun Changmin yang membawa kedamaian. Muka Jaejoong bagaikan evil. Evil yang sangat suka menggangu… kenapa juga aku malah mikirin dia? Eun Kyung.. do chinca Paboooo…’Eun Kyung memukul kepalanya halus dengan tangannya. Orang yang duduk di bus sebelah Eun Kyung memandang aneh kearahnya.
‘Pasti, itu orang mengangap aku gila. Hahaha.. biarkanlah, habisnya selain dibus ini aku tidak bisa mengeluarkan keresahan hatiku, kebencian hati ku pada Jaejoong.. ah, aku ingin kerjain orang yang duduk di sebelah aku ah… hiburan disaat bosan nih.*Jahilnya kambuh.. hehehe*’batin Eun Kyung tertawa.
“Hahahahaha… Paboo.. Paboo.. chongmal Paboo.. hahahaha…”Eun Kyung tertawa terbahak-bahak, spontan orang ya duduk disampin Eun Kyung menoleh. Anak memakai seragam SMA itu terlihat ketakutan.
‘Asiikkk… hahaha. Dia udah ketakutan nih.. kerjain lagi ah… hahaha…’Batin Eun Kyung senang.
“Hahahaha… Dia tuh memang ya.. minta di pukul… Ya ampun.. anak SMA itu tuh minta dimakan, dicubit, dipukul, ditonjok. Mmmmm… laperrrr.. jadi pengen makan tuh anak SMA. Hahahaha….”Anak SMA yang duduk di samping Eun Kyung segera memberhentikan bus dan turun dengan ketakutan.
‘Pemandangan langka nih. Hahahaha… aku yakin, pasti anak SMA itu turun karna ketakutan denganku. Bukan karna sudah sampai tempat yang dia tuju. Kelihatan sekali wajahnya yang ketakutan. Hahahaha…’Eun Kyung tertawa dalam hati. Saking sibuk tertawa Eun Kyung melewatkan halte bus dekat rumah DBSK.
“Eh.. nah loh. Aku dimana nih? Ini?? ini kan sudah lewat jauh sekali dari rumah mereka. Pabooo…”Eun Kyung segera memberhentikan bus dan berjalan setengah berlari menuju rumah karna sudah waktunya makan siang.
“Haishhh… karna keasikan aku ngerjain itu anak. Aku sampai terlambat. Hooooooohhhhhhhhh….”Eun Kyung menghela nafas panjang. Tak lama akirnya dia sampai kerumah DBSK.
“Annyeonghaseyo…”Eun Kyung melepaskan sepatunya dan menganti dengan sandal rumah.
“Annyeong…”Changmin tersenyum.
“Mianhae… aku terlambat…. Kalian sudah makan?”tanya Eun Kyung.
“Sudah… tapi tadi pagi. Hehehe…”Changmin menjawab dengan tampang lugunya.
“Mianhae… aku tadi pagi lupa menyiapkan sarapan buat kalian…”Eun Kyung menunduk menyesal.
“Hahahaha… sudahlah, aku sudah makan….”Changmin menepuk bahu Eun Kyung pelan.
“Tapiiiii…. Tetap saja.. di kulkas kan tidak ada bahan makanan apa-apa. Hanya ada mie instan. Aku lupa semalam untuk kesupermarket. Kalian makan apa?”tanya Eun Kyung pada Changmin.
“Mie instan buatan Jaejoong Hyung-nim…”jawab Changmin santai.
“Jaejoong? Dia bisa masak?”Eun Kyung kelihatan kaget.
“Iyaaa…. Tadi ituu………..”
~FLASH BACK~
“Aniyeo... Pagi ini kita makan apa?”tanya Jaejoong pada Changmin.
“Angin…”Changmin menjawab asal.
“Changmin-ya.. Kau dulu sana yang makan angin, kalau enak baru akan ku makan..”Jaejoong berkata ketus.
“Hehehehe.. Eun Kyung sudah berangkat ya. dia tidak masak apa-apa buat kita?”Changmin balik bertanya.
“Mana ku tahu.. sepertinya dia tidak masak pagi ini.”
“Haish.. padahal aku ingin mencoba makanannya. Ya sudah lah Hyung kita makan mie instan saja. kau mau kan? Biar aku masak buat kita berlima.”tanya Changmin pada Jaejoong.
“Hah? mie instan itu tidak baik untuk kesehatan. Sudahlah, aku nanti siang saja makannya.”Jaejoong menggeleng.
“Ya sudah.. kalau memang tidak mau makan. aku makan sendiri saja…”Changmin pun pergi menuju dapur dan mulai memasak mie instan.
“Changmin dongsaengnie…”panggil Jaejoong menyusul Changmin yang sudah ada didapur.
“Mwo? Whe?”tanya Changmin.
“Aku lapar. Hehehe…”Jaejoong memegang perutnya.
“Ya sudah, makanlah. Ini ada mie instan masak saja…”Changmin menyodorkan mie instan pada Jaejoong.
“Kamu kan dongsaeng aku yang paling manis… masaklah buatku…”Jaejoong merayu Changmin.
“Haish!!!!! Ya sudah mana mienya…”Changmin mengambil mie itu dan mulai memasak.
--------Setengah Jam kemudian------
“Changmin… kenapa kau lama sekali memasaknya?”tanya Jaejoong sambil berjalan menuju dapur.
“Haish!! Bawel sekali kau hyung..”Changmin kelihatan repot.
“CHANGMIN-YAA!!! Do chincaaaa….”Jaejoong sedikit berteriak.
“HASIH!!!! Kenapa teriak-teriak…”Changmin masih sibuk menuangkan bumbu mie instan di mangkuk.
“Itu lihat!!!”
Changmin membalikan badannya dan melihat mie instan mereka sekarang sudah berwarna hitam, dan sudah keluar api dari tempat masak mie itu.
“Mianhae Hyung-nim…”Changmin kelihatan menyesal.
“Untung saja rumah kita tidak apa-apa… sini aku saja yang masak… memang diantara kalian hanya aku yang bisa masak dan mengerti keadaan dapur. Panggil hyung-hyung yang lain. Sekarang!!!”Jaejoong bersuara agak kencang. Changmin pun berlari memanggil semua anggota DBSK untuk makan.
-End Of Flas Back-

don't forget to leave comment!