krn lagi sibuk ujian.
langsung aja ya :D
~~~Toktoktoktoktoktoktok~~
“Nde??? Silahkan masuk..”Eun Kyung mempersilahkan orang yang mengetuk pintu kamarnya untuk masuk.
“Eun Kyung dongsaeng, Manager Kim sudah didepan. Dia ingin berbicara pada mu.”Changmin berkata sambil tersenyum ramah.
“Nde…”Eun Kyung pun segera keluar dari kamarnya. Dan menuju ruang tamu.
“Annyeonghaseyo Eun Kyung-ssi.”Manager Kim menyapa.
“Annyeonghaseyo….”Eun Kyung menjawab sapaan Manager Kim.
“Jadi kamu sudah bisa menjadi asisten mereka sekarang. Oh ya masalah gaji, kami akan memberikan gaji lebih dari cukup untuk mu. Biaya kuliah akan kami tanggung. Kau tidak usah memikirkannya. Gajimu tidak akan dipotong untuk biaya kuliah. Kamu juga hanya akan bekerja paruh waktu. Pagi hari kau cukup menyiapkan makanan buat mereka. siang kau sudah pulang kuliah kan pada saat itu kau harus mulai mengerjakan pekerjaan seperti menjaga barang-barang mereka, mengingatkan mereka untuk latihan, nanti jadwal mereka akan saya berikan. Masalah baju untuk show mereka ditangani oleh Binatu. Jadi kau cukup mengambilnya saja. Saya kira itu tugas mu sekarang ini, nanti kalau ada perubahan akan diberi tau. Sekarang waktunya kau untuk menandatangi surat ini.”Manager Kim menerangkan.
“Menandatangi apa?”tanya Eun Kyung. Manager Kim menyerahkan 1 lembar kertas. Isinya…
Surat Perjanjian
Saya Eun Kyung. Menyetujui syarat-syarat yang tertera dibawah ini. Jika saya melanggarnya, saya akan mengganti rugi 100.000.000. Atau penjara sesuai dengan tuntutan yang dirugikan. Syarat-syaratnya sebagai berikut:
1. Dilarang mencampuri urusan pribadi semua member DBSK.
2. Dilarang menyebarkan rahasia kehidupan pribadi para member DBSK.
3. Dilarang menyebarkan jadwal kerja DBSK kepada orang-orang.
4. Dilarang membicarakan kejelekan para member DBSK kepada orang lain.
5. Dilarang bercerita tentang keseharian para member DBSK.
6. Dilarang merepotkan semua belah pihak.
7. Dilarang pulang larut malam.
8. Dilarang mengambil barang-barang/benda-benda pribadi para member DBSK.
9. Tidak boleh terlambat.
10. Tidak boleh berlaku tidak sopan kepada semua member DBSK begitu juga sebaliknya.
Peraturan ini dibuat atas persetujuan saya, Eun Kyung. Dan surat perjanjian ini akan berlaku mulai hari ini sampai saya diberhentikan atau berhenti bekerja. dan sesudah saya berhenti bekerja. semua omongan saya terhadap DBSK tidak berarti apa-apa, tidak patut untuk dipercaya.
Seoul, 20 Maret 2010
Yang bertanda tangan,
(Eun Kyung)
Eun Kyung membaca masing masing kata dengan cermat. Diakir kalimat dia hanya bisa menelan ludah. Melihat apa yang berisi dalam surat kontrak tersebut. Matanya sempat terbelalak pada saat melihat jumlah nominal ganti rugi kalau dia melanggar. 100 juta bukanlah nominal yang kecil, sejenak Eun Kyung memandang semua personil DBSK secara bergantian. Changmin tersenyum lugu, Yunho tersenyum dengan manisnya, Yoochun sibuk melihat kearah Manager Kim, Junsu tak ada ekspresi.
Dan terakir diliriknya Jaejoong, raut wajah Jaejoong membuat Eun Kyung kesal. Jaejoong tersenyum penuh kemenangan. Sekilas pikiran ingin pergi dari rumah ini terlintas. Tapi dia mempertimbangkan tentang cita-cita Ammanya.
“Bagaimana?”tanya Manager Kim, lamunan Eun Kyung seketika itu juga pudar.
“Aku…… akuu…. Akuuuu….”Eun Kyung menjawab dengan terbata-bata.
“Sudahlah Manager Kim, mana mungkin dia sangup untuk menjaga kami. Lihat saja kan, dia itu perempuan cengeng. Mana mungkin dia kuat dengan jadwal kami yang sangat padat. Bisa-bisa nanti dia yang kami terus tolong. Karna kecapekan.”Jaejoong berkata sinis.
“AKU MAU!!!!!!!!!!!!!”Eun Kyung berkata agak keras dan sontak semua member DBSK melihat kearahnya.
“Baiklah. Jadi kamu menerima syarat-syarat itu?”tanya Manager Kim. Eun Kyung mengganguk ragu.
“Ya sudah cepat tanda tangani.”Manager Kim menyerahkan pulpen untuk menandatangani surat perjanjian itu.
Sekilas Eun Kyung melihat kearah Jaejoong.
‘Apa sih maunya nih orang? Pakai pasang ekpresi sok cool nya segala itu loh. Berasa ingin aku lempar pakai batu…..’Eun Kyung gentian melihat sinis kearah Jaejoong.
Akirnya Eun Kyung menandatangani surat itu dengan kebencian yang mendalam terhadap Jaejoong.
“Oke… kalau begitu nanti malam, akan saya antarkan daftar kerja kamu. Sekarang kamu istirahatlah, karna besok pasti kamu akan lelah. Pagi hari kuliah dan siang hari harus bekerja.”Manager Kim melihat kearah Eun Kyung. Eun Kyung menunduk mengucapkan terima kasih.
“Anak-anak, Appa pergi dulu ya.. jaga diri kalian. Dan Eun Kyung… bye…”Manager Kim pergi meninggalkan mereka.
“Appaa??”Eun Kyung berkata binggung.
“Hah?”Changmin melirik kearah Eun Kyung.
“Tadi kata Manager Kim. Appa pergi dulu ya.. maksudnya?”Eun Kyung terlihat binggung.
“Oh. Hahahaha… kami memanggilnya Appa. Kau juga boleh memanggilnya Appa..”Changmin tersenyum ramah.
“Oh.. nde… Gomawo…”Eun Kyung memandang Changmin.
“Chomaneyo..”Changmin kembali tersenyum.
‘Disini yang terlihat ramah baru Changmin dan Yunho Oppa. Yang lainnya, kelihatan tidak menyukaiku. Terutama Jaejoong….’Eun Kyung berkata dalam hatinya.
“Eun Kyung. Istirahatlah sekarang. Besok baru mulai kerja….”Yunho tersenyum ramah.
“Nde….”Eun Kyung pun menuju kamarnya. Meninggalkan Changmin, Yunho dan Jaejoong diruang tamu karna Yoochun sudah ke kamar lebih dahulu dan Junsu sedang didapur.
Eun Kyung kembali merapikan baju-baju yang dibawanya. Pada saat dia membuka tas ranselnya dilihat bingkai foto dia dan mamanya. Dimasukan kembali bingkai foto itu kedalam tasnya. Eun Kyung segera mengganti bajunya dengan baju santai dan mulai membaca buku pelajarannya. Tak lama dia pun tertidur.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
“Hoaaammmm…..”Eun Kyung menguap lebar. Dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Diliriknya jam di HP nya dan terkejut.
“Hah? Baru jam 2 pagi? Memangnya aku tadi tidur jam berapa?”
“Ya ampun… aku lupa.. tadi aku tidur sore. Hehehe… rasanya bosan. Aku keluar saja deh, nyari angin segar. Pasti para member DBSK yang lain sudah tidur. Hmmmm… aku bersih-bersih saja deh. Mumpung masih pagi…”Eun Kyung pun keluar dari kamarnya dengan hati-hati. Takut bersuara dan membangunkan member DBSK lainnya. Dia berjalan mundur sambil menutup pintu kamarnya. Tiba-tiba…..
BRUKKKKKKKKKKKKK….
Tubuhnya tertabrak oleh seseorang. Dan jatuh kelantai. Seketika itu juga bulu kuduk Eun Kyung merinding.
‘Aduh… ada apa ini? masa pagi-pagi udah ada setannya. Ya ampun… Misi setan.. maaf kalau ganggu..’batin Eun Kyung.
Tiba-tiba ada yang mengulurkan tangan untuk membantu Eun Kyung berdiri.
‘Hah? masa setan tangannya bagus kaya begini sih?’Eun Kyung berkata dalam hati.
Diliriknya perlahan-lahan dari tangan sampai keatas dengan pelan-pelan. Masih tetap merinding. Dan sampai melihat wajahnya. Eun Kyung mengenali apa yang dilihatnya. Seorang pemuda tampan.
“Hey… kenapa kau menatapku begitu?”Yunho masih dengan tatapan binggung menatap Eun Kyung.
“Heh… Yunho Oppa…”Eun Kyung meraih tangan Yunho dan segera berdiri tegak.
“Iya. memangnya kau kira aku siapa? Setan. Hahahaha..”Yunho tertawa terbahak-bahak.
“Hehehehe…”Eun Kyung memaksakan tawanya.
“Hahahaha… memangnya ada ya setan seganteng aku..”Yunho berkata dengan PDnya.
“Hehehe… Gak tau sih.. habis Oppa bikin aku kaget…”
“Hahaha… jam segini kenapa sudah bangun? Seharusnya kau masih tidur kan? Besok pagi bagaimana kalau terlambat kuliah?”tanya Yunho.
“Mmm… tidak apa-apa Oppa. Lebih baik aku beres-beres saja. aku belum ngantuk. Oppa sendiri kenapa jam segini sudah bangun?”
“Aku tidak bisa tidur. Dan biasanya aku bermain music atau melihat bintang diluar.. baru saja aku ingin mengambil mantel buat melihat bintang. Ternyata tertabrak olehmu. Hehehehe…”
“Mianhae Oppa.”Eun Kyung terlihat menyesal.
“Hahahaha… sudahlah santai saja. Dari pada kau beres-beres, bagaimana kalau kau menemaniku melihat bintang..”Yunho berkata sambil memohon.
“Woo?? Mwo??”Eun Kyung terlihat binggung.
“Iya, menemani aku melihat bintang ditaman belakang. Ayuk lah… setelah itu kau baru beres-beres atau pun tidur…”Yunho menarik tangan Eun Kyung.
“Mwo??”
“Kaja(Ayo)…”Yunho menarik tangan Eun Kyung menuju taman belakang.
Ternyata selama mereka berbicara Jaejoong sudah melihat dari kamarnya. Karna pintu kamar Jaejoong tak ditutup dengan rapat. Kelihatan sekali wajah cemburu dimuka Jaejoong. Jaejoong pun menatap penuh kebencian pada Eun Kyung.
Sekarang Eun Kyung dan Yunho sedang duduk di gazebo taman.
“Oppa… aku harus beres-beres…”Eun Kyung berkata kepada Yunho yang masih sibuk membersihkan teropong bintangnya.
“Kita belum ada 5 menit disini. Tunggu sajalah. Lagi pula kau belum melihat bintang-bintangnya kan. Bagus sekali. sebentar ya, aku bersihkan dulu teropongnya…”
Eun Kyung kelihatan kedinginan, karna angin di Korea saat musim dingin seperti ini sangat menusuk sampai ketulang. Eun Kyung melipat kedua tangannya. Tiba-tiba Yunho mengambil mantel disebelahnya. Dipakaikannya pada Eun Kyung. Jaejoong hanya bisa melihat dari balik kaca taman dengan tatapan cemburu.
“Sini.. coba kau lihat.”Yunho mendekatkan teropong bintang itu pada Eun Kyung.
“Wow… Iputaaa…”Eun Kyung terlihat kagum.
“Sudah ku duga. Kau akan kagum dengan bintang-bintang ini. tidak menyesalkan?”tanya Yunho pada Eun Kyung yang masih melihat bintang diteropong. Eun Kyung menggeleng. Mereka tampak senang melihat bintang. Pada saat mereka mengobrol tak sadar Eun Kyung mengantuk dan tertidur di lengan Yunho.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Jangan lupa comment!! and thumb nya :D okidoki...
*maaf kalau ceritanya jelek, gak nyambung, dan salah ngetik*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar